Pemkot Dorong Peningkatan Pendapatan dari Dana Bagi Hasil

oleh -
Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi (ke-6 dari kiri) bersama Kapolres Sukabumi Kota ABKP Sumarni dan Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri Setiawan Hamami (ketiga dari kiri) pada penandatanganan PKS intensifikasi pemungutan pajak daerah.

Nanang Setiana (Kota)

Kota Sukabumi tidak memiliki potensi dan wilayah yang luas untuk meningkatkan pemasukan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itu untuk meningkatkan pendapatan daerah, Pemkot mengandalkan Dana Bagi Hasil (DBH) dari hasil pajak, salah satunya dari Pajak Kendaraan Bermotot (PKB).

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi mengakui, DBH pajak, baik dari pusat maupun provinsi sangat menunjang keuangan Pemkot Sukabumi. Karena itu Pemkot Sukabumi terus mendorong peningkatan pendapatan dari DBH pajak.

Pernyataan Fahmi itu disampaikan pada acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemprov Jabar untuk intensifikasi pemungutan pajak daerah di Balai Kota Sukabumi, Rabu (30/9/2020). Pada acara itu, Pemprov Jabar diwakili oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jabar. 

“Penandatanganan perjanjian kerja sama ini untuk meningkatkan dana bagi hasil dari pajak sehingga potensi yang ada bisa lebih dimaksimalkan,” kata wali kota.

Cakupan jenis pajak yang masuk di dalam PKS antara lain PKB dan pajak air tanah. Pemkot Sukabumi, ujar Fahmi, akan terus memaksimalkan pendapatan dari DBH pajak yang dananya akan digunakan untuk membangun infrastruktur.  

Sementara itu Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Bapenda Provinsi Jabar Dedi Surtadi menerangkan, untuk memaksimalkan potensi pajak yang menjadi kewenangan provinsi, pihaknya menjalin kerja sama dengan masyarakat dan pemda di kota dan kabupaten. 

Khusus untuk PKB, sesuai aturan yang berlaku, persentase pembagiannya 70 persen untuk provinsi dan 30 persen untuk kota/kabupaten. Tahun lalu, Kota Sukabumi kebagian DBH dari PKB sebesar Rp60 miliar.

“Potensi PKB di Kota Sukabumi terdapat sekitar 119 ribu kendaraan bermotor.  Mudah-mudahan tahun ini dana bagi hasil dari PKB bisa lebih meningkat,” tutur Dedi.

Penandatanganan PKS tersebut dihadiri Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni dan Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri Setiawan Hamami. (*)

Print Friendly, PDF & Email