Ribka Sosialisasikan Cara Menjadi Buruh Migran yang Aman

oleh -
Ribka Tjiptaning menyampaikan sosialisasi seputar prosedur menjadi pekerja migran yang aman di salah satu rumah warga di Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan.

Wartawan Aep Saepudin  

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning menyampaikan kiat menjadi buruh migran yang aman di rumah salah warga Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Rabu (23/9/2020). Kiat itu disampaikan Ribka dalam sosialisasi penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia. 

banner 970x90

Sosialisasi tersebut mengusung tema ‘peluang kerja luar negeri dan migrasi aman’. Pada kegiatan itu, Ribka menggandeng Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Tujuan sosialisasi untuk mengurangi angka tenaga kerja yang bekerja di mancanegara melalui jalur ilegal. 

Saat ditemui setelah menmpaikan ceramah, Ribka mengatakan, sosialisasi yang digelarnya merupakan langkah antisipasi untuk mencegah maraknya pekerja migran yang berangkat melalui perusahaan penyalur tenaga kerja tidak resmi.

“Secara nasional,  Provinsi Jawa Barat terbanyak kasus pekerja migran ilegal. Sukabumi peringkat ke-3 di Jawa Barat. Saya selaku wakil rakyat dari Sukabumi ikut bertanggung jawab untuk menyampaikan sosialisasi tentang prosedur menjadi pekerja migran yang aman dan legal,” kata Ribka.

Para calon pekerja migran, lanjut dia, jangan sampai terbujuk iming-iming dan rayuan  calo atau sponsor yang menjanjikan dapat memberangkatkan pekerja migran ke luar negeri. Masyarakat juga harus berhati-hati terhadap orang-orang yang sanggup untuk menerbangkan pekerja negara-negara asing.

“Sampai saat ini penerimaan pekerja migran ke luar negeri masih banyak yang ditutup. Jadi harus berhati-hati menghadapi para calo,” tuturnya.

Sekarang, berkat kerja keras pemerintah, kata Ribka, jumlah penyalur jasa tenaga kerja Indonesia (pjtki)  yang nakal semakin berkurang. Keadaan ini harus diimbangi dengan tumbuhnya kesadaran di masyarakat untuk menempuh jalur legal ketika akan bekerja di luar negeri.

Di tempat kegiatan tampak hadir perwakilan BP2MI Jabar Tugiarto, perwakilan Disnaker Kabupaten Sukabumi Tatang, Kepala Desa Cijalingan Didin Jamaludin,  dan puluhan peserta sosialisasi yang disominasi ibu-ibu.

Acara berjalan dengan lancar. Semua peserta dan panitia menerapkan aturan protokol kesehatan seperti mengenakan masker dan mencuci tangan dengan sabun untuk mencegah penyebaran Covid-19. (*)

Print Friendly, PDF & Email