Pengurus PAC PDIP Ikuti Pendidikan Kaderisasi dan Pelatihan Saksi

oleh -
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat, Ono Surono, S.E.

Wartawan Aep Saepudin  

Jajaran PAC (Pengurus Anak Cabang) PDI Perjuangan se-Kabupaten Sukabumi mengikuti pendidikan kaderisasi tingkat pratama dan training of trainers (TOT) untuk saksi. Kegiatan pendidikan dan pelatihan itu diselenggarakan di Villa Pelangi Jalan Kadudampit, Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.

banner 970x90

Para peserta berada di tempat pendidikan dan pelatihan selama tiga hari dari Senin (21/9/2020) sampai dengan Rabu (23/9/2020). Mereka berasal dari unsur ketua, sekretaris, dan bendahara (KSB) dari 47 PAC.

Selama berada di tempat pelatihan, para pengurus PAC itu mendapat gemblengan untuk dibentuk menjadi kader pratama yang profesional dan berprestasi. Sebelumnya mereka telah melewati masa pemilihan mulai fit and proper test sampai Musancab yang mengumumkan nama pengurus PAC.  

Pada hari kedua, Selasa (22/9/2020) di lokasi kegiatan tampak hadir Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar Ono Surono, S.E., Sekretaris DPD Ir. Ketut Sustiawan, Wakil Ketua Bidang Keagamaan DPD, M. Jaenudin, S.Ag., M.H., dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, Yudi Suryadikrama, S.H.

Ditemui di sela pemantauan pelatihan kaderisasi dan TOT saksi, Ono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan rutinitas untuk konsolidasi musyawarah tingkat anak cabang di tingkat kecamatan. Karena saat ini menghadapi Pilkada, pendidikan kaderisasi dilaksanakan bersamaan dengan TOT saksi.

“Peserta dari pelatihan ini akan menjadi pelatih untuk pelatihan saksi di tingkat desa dan TPS,” jelas Ono.

Di dalam pelatihan kaderisasi tingkat pratama,  lanjut dia, para peserta mendapat materi seputar strategi dan program pemenangan untuk Pilkada. Di tengah situasi wabah Covid-19, ujar Ono, para kader PDI Perjuangan harus menyesuaikan diri dalam mengisi masa kampanye.

“Kampanye terbuka dilarang. Karena itu kampanye dilakukan melalui media massa. Para kader dan pengurus harus siap menghadapi model kampanye seperti ini,” kata dia. (*)

Print Friendly, PDF & Email