Berkat Diskon Covid-19, Pendapatan Pajak Tanah Tetap Stabil

oleh -
Kabid Pajak Daerah II pada Dispenda Kabupaten Sukabumi, Wawan Setiawan, S.Sos., M.M.

Wartawan M. Ridwan

Gempuran wabah Virus Corona tidak membuat pendapatan dari pajak tanah yang merupakan bagian dari PBB-P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan) berkurang. Berkat diskon yang diberlakukan selama wabah Covid-19, pendapatan dari pajak tanah malah naik.

banner 970x90

Hal itu dikatakan Kabid Pajak Daerah II pada Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Sukabumi, Wawan Setiawan, S.Sos., M.M. kepada wartawan, Jumat (18/9/2020). Ketentuan yang mengatur keringanan bagi wajib pajak tanah itu dituangkan di dalam Keputusan Bupati Sukabumi Nomor 973/Kep. 686-Bapenda Tahun 2020.

“Selain adanya keputusan bupati yang memberikan keringanan kepada pembayar pajak tanah, kami juga melakukan sosialisasi di kecamatan dan desa untuk mempercepat pelunasan pajak tanah,” kata Wawan.

Berdasarkan keputusan bupati tersebut, wajib pajak yang tagihannya di bawah Rp2 juta diberi 20 persen sampai 5 persen mulai bulan Mei sampai dengan bulan Desember 2020. Begitu juga untuk wajib pajak tanah yang besarnya di atas Rp2 jt dapat diskon tahap I, II, dan III sebesar 15 persen, 10 persen, dan 5 persen. 

“Desa juga sangat bersemangat untuk segera melunasi pajak tanah karena bagi desa yang lunas pajak akan diberi hadiah sepeda motor baru dengan surat-suratnya lengkap,” ujar Wawan.

Dispenda Kabupaten Sukabumi juga memberikan kemudahan dalam hal pembayaran pajak tanah. Wajib pajak tanah bisa membayar  kewajibannya melalui berbagai sarana pembayaran seperti Bukalapak, Tokopedia, Indomaret, dan Alfamart. Tahun depan, Dispenda akan bekerja dengan Bumdes untuk pembayaran pajak tanah.

“Kami berharap kepada wajib pajak tanah untuk membayar kewajibannya tepat waktu. Karena dengan membayar pajak otomatis wajib pajak membantu pembangunan di Kabupaten Sukabumi,” kata dia. (*)  

Print Friendly, PDF & Email