515 KPM di Desa Nanggerang Menerima Jatah BPNT

oleh -
Kepala Desa Nanggerang, Sopyan (kanan, topi hitam) menyaksikan pemberian BPNT oleh seorang anggota kepolisian dari Polsek Jampangtengah kepada salah seorang warga penerima manfaat.

Wartawan Ruswandi

Sebanyak 515 keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Nanggerang, Kecamatan Jampangtengah,  Kabupaten Sukabumi menerima bantuan pangan non tunai (BPNT). Pembagian BPNT tersebut dilakukan di Aula Desa Nanggerang, Jumat (18/9/2020). Para KPM itu berstatus sebagai keluarga kurang mampu. 

banner 970x90

Di tempat pembagian BPNT, Kepala Desa Nanggerang,  Sopyan mengatakan, bantuan dari Kemensos RI tersebut sangat dibutuhkan oleh warga untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Apalagi saat ini, KPM BPNT tengah menghadapi gonjang-ganjing ekonomi akibat merebaknya Covid -19.

“BPNT merupakan solusi untuk mengurangi dampak pelemahan ekonomi sekaligus untuk membantu warga kami yang tengah mengalami kesulitan hidup di tengah kondisi pandemi. Insya Allah,  bantuan ini dapat meringankan beban kehidupan mereka,” kata Sopyan.

Sebenarnya, dilihat dari jumlah penerima BPNT, ujar dia, bantuan tersebut masih jauh dari kata ideal. Karena jumlah penduduk yang belum  menerima bantuan ini jauh lebih banyak.

Jumlah kepala keluarga (KK) di Desa Nanggerang sebanyak 1.852 dengan jumlah jiwa hasil pemutakhiran mencapai 5.266 jiwa yang tersebar di 31 RT dan 5 RW. Sebagian besar dari KK tersebut termasuk kategori yang berhak untuk menerima BPNT.

“Jadi masih banyak keluarga yang layak menerima tapi belum kebagian jatah BPNT,” ujar Sopyan.

Pada bagian lain Kades Nanggerang juga mengupas permasalahan infrastruktur di wilayah yang dipimpinnya. Belum terpenuhinya kebutuhan akan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan irigasi semakin memperberat beban kehidupan warga Desa Nanggerang. 

“Hampir semua sarana dan prasarana jalan di desa kami rusak parah. Kondisi ini menyulitkan warga kami dalam mengembangkan perekonomian. Saya mengetuk hati para pejabat terkait untuk membantu memperbaikinya.  Tujuannya agar sedikit demi sedikit dapat menaikkan derajat ekonomi sehingga kehidupan warga menjadi lebih baik dari sebelumnya,” ungkapnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email