Peserta Pelatihan PKH-P Berdatangan di PKBM LPMD Cijalingan

oleh -
Sebagian peserta pelatihan PKH-P di Kampus PKBM LPMD Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Usep Mulyana

Para peserta pelatihan Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKH-P) mulai berdatangan ke PKBM LPMD di Jalan Cisande, Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Ahad (13/9/2020). Mereka berasal dari berbagai desa yang ada di sekitar Kecamatan Cicantayan.

banner 970x90

Sebagian dari peserta telah memiliki usaha. Melalui pelatihan PKH-P, kaum mereka ingin meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha untuk memperbesar kapasitas bisnisnya. Adapun peserta yang akan merintis usaha ingin memperoleh ilmu dan teknik mengelola bisnis sebagai start-up dari pelatihan ini.

Salah seorang peserta pelatihan Cucu Rahmawati warga  Kampung Ciseupan RT 01 RT 5, Desa Seuseupan, Kecamatan Caringin,  Kabupaten Sukabumi sehari-hari bekerja sebagai pengrajin layang-layang. Dari pekerjaannya, Cucu bisa mengantungi penghasilan Rp90 ribu perhari.

“Saya mengikuti pelatihan ini untuk menambah wawasan dan mempelajari peluang usaha,” kata Cucu.

Dalam proses produksi yang ditekuninya Cucu bertugas untuk membuat pola, mengunting kertas, dan menempelkan pola pada jaring-jaring bambu dan benang. Selama tiga hari, dia dapat memproduksi layang-layang sebanyak 1.000 buah untuk ukuran standar.

Layangan bikinan Cucu dan rekan-rekannya terkenal karena kelincahannya ketika beraksi di udara. Pada berbagai adu ketangkasan, layang-layang dari Desa Seuseupan itu bisa bergerak cepat untuk menyambar benang gelasan milik lawan hingga putus. Ketika dikejar lawan, layang-layang bikinannya bisa menukik ke bawah atau melambung ke atas untuk menghindari serangan.

“Mudah-mudahan dengan palatihan ini, saya bisa mendapatkan peluang usaha untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan,” ungkapnya.

Peserta yang lain bernama Eni dari Kampung Lemburjami RT 06 RW 03 Desa Lembursawah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kemampuan mengelola usaha. Eni berniat untuk membuka usaha warung sembako.

“Saya akan membukan usaha. Karena itu saya harus mempunyai bekal cara mengelola usaha. Suami saya bekerja di sektor transportasi sebagai penyedia jasa angkutan Grab,” kata Eni. (*)

Print Friendly, PDF & Email