Kades Cibodas: Jabatan di Dunia Harus Dipertanggungjawabkan di Akhirat

oleh -
Kepala Desa Cibodas, H. Ujang Suparman.

Wartawan Joko Samudro (PSN)

Memegang jabatan di dunia tidaklah gampang. Selain harus dijalankan sesuai amanat masyarakat dan aturan dari pemerintah, jabatan juga harus dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Jadi pertanggungjawaban dari jabatan itu meliputi kehidupan fana di dunia dan kehidupan baka di akhirat.

banner 970x90

Demikian hal itu disampaikan Kepala Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, H. Ujang Suparman dalam perbincangan seputar tugas dan jabatan yang diembannya sebagai penanggung jawab pemerintahan, pelayanan publik,  dan pembangunan  di wilayah yang dipimpinnya, Jumat (11/9/2020).

“Jabatan adalah amanah yang harus bisa dipertanggungjawabkan di kemudian hari. Karena itu dalam melaksanakan dan menjalankan tugas jabatan harus sesuai dengan amanah dari yang memberikan jabatan,” tutur Ujang.

Siapa yang memberikan jabatan? Tiada lain adalah masyarakat dan pada hakikatnya  Allah SWT. Didorong oleh motivasi tersebut, Ujang selalu berupaya untuk menjadi kades yang baik dan menjalankan amanah sesuai dengan harapan dan aspirasi masyarakat.

Jabatan itu tidak kekal dan hanya sementara.  Pada waktunya, lanjut dia, jabatan bisa berganti atau berpindah kepada orang lain. Pemegang jabatan harus menyampaikan tanggung jawab kepada masyarakat dan pemerintah. Artinya, jabatan itu bukan segala-galanya karena hanya titipan dan sewaktu-waktu bisa beralih tangan.

“Ketika memegang jabatan, setiap saat kita harus memikirkan apa-apa yang harus kita perbuat dengan jabatan tersebut untuk melayani masyarakat,” tuturnya. 

Yang penting, kata dia, dalam melaksanakan tugas, pemegang jabatan harus optimis bisa memenuhi kewajiban sesuai dengan tugas pokok dan fungsi jabatan yang dipegangnya.

“Untuk dapat optimis tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Karena kerja kita harus dibarengi dengan hati yang ikhlas. Kekurangan pasti ada, tetapi jangan hal itu membuat kita menjadi mundur,” ungkapnya.

Sepanjang memegang jabatan Kepala Desa Cibodas, Ujang selalu berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Dia mendorong perangkat desa untuk selalu menebar senyuman kepada masyarakat yang sedang berada di kantor desa. Tujuannya agar masyarakat merasa nyaman dan puas dengan pelayanan yang diberikan oleh perangkat desa.

“Memberikan seyum saat melayani masyarakat merupakan salah satu bentuk inovasi yang kami kembangkan dalam program peningkatan pelayanan publik,” kata Ujang.

Di samping itu, Ujang selalu berusaha untuk bisa dekat dengan semua lapisan masyarakat. Dengan demikian, dia bersama perangkat desa akan mengetahui kekurangan dan kelebihan masing-masing sehingga bisa saling memperbaiki dan menerima saran.

“Kami juga terus membangun prasarana dan sarana untuk menunjang kegiatan warga di segala bidang seperti pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan pertanian,” ujarnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email